Selasa, 01 Juni 2010

Perkembangan Komputer

Untuk mencapai keadaan komputer seperti saat ini, ternyata diperlukan proses yang sangat amat panjang. Berikut perkembangan komputer dari generasi ke generasi :

1. Perkembangan komputer generasi pertama umumnya dirancang untuk mengerjakan suatu tugas spesifik tertentu dimana hal ini dicirikan dengan adanya program kode-biner yang sangat berbeda. Hal ini membuat sistem kerja generasi komputer pertama sangat dibatasi. Kemudian komputer dari generasi pertama biasanya terdapat penggunaan tube vakum (sehingga membuat ukuran komputer sangatlah besar) dan untuk penyimpanan datanya menggunakan silinder magnetik.

2. Perkembangan Komputer Generasi Kedua, ditandai dengan penemuan transistor pada tahun 1948, menggantikan fungsi tube vakum dalam televisi, radio, dan komputer. Secara resmi transistor digunakan pada komputer sejak 1956, dan sangat mempengaruhi ukuran komputer. Pengecilan ukuran komputer semakin dipercepat dengan pengembangan memori inti magnetik.

Contohnya, komputer produksi IBM dengan skema peluncuran bertahap seperti Strecth dan tak mau kalah Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC dll. Perkembangan komputer dengan tujuan komersial semakin terlihat pada 1960, dengan bermunculannya komputer di bidang bisnis, pemerintahan dan pendidikan. Bermunculannya aksesoris pendukung seperti printer, disket, program, maupun bahasa pemograman (seperti FORTRAN dan COBOL). Industi komputer mulai berkembang pesat dan menjadi awal munculnya bidang kerja baru seperti ahli sistem komputer, programer dan analisis data.

3. Perkembangan Komputer Generasi Ketiga, dengan ditemukannya IC (Intergrated Circuit) pada 1958, disebabkan sistem kerja transistor yang menghasilkan panas sangat besar sehingga merusak komponen yang lainnya. IC terbuat dari batu quarsa yang ditemukan oleh seorang ilmuwan ahli instrument dari Texas, Jack Kilby. Penemuan penting selanjutnya, sebuah chip dapat mewakili beberapa komponen yang dibutuhkan oleh komputer. Akibatnya, komputer terlihat lebih bersahabat dan nyaman ketka digunakan, karena ukurannya yang semakin mengecil.

4. Perkembangan Komputer Generasi Keempat, ditandai dengan ditemukannya Large Scale Integration (LSI), yang memuat ratusan komponen dalam hanya sebuah chip. Pada 1980 ditemukan produk turunannya yaitu 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) yang memiliki kemampuan luar biasa untuk dapat memuat ribuan komponen hanya dalam sebuah chip tunggal. Dan mungkin Ultra-Large Scale Integration (ULSI) yang memiliki kemampuan yang lebih luar biasa untuk dapat meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.

Contoh produk dipasaran adalah Chip Intel 4004 yang dibuat pada pertengahan tahun 1971. Inilah awal komputer dibuat dan disain untuk keperluan komersial yang terjangkau untuk semua pihak.

5. Perkembangan Komputer Generasi Kelima (Komputer Masa Depan), nyatanya masih sebatas imajinasi, seperti film berjudul "2001:Space Odyssey" karya Arthur C. Clarke. Dalam film tersebut, komputer dapat diprogram sehingga dapat mendekati pemikiran manusia, bahkan mampu memprogram dirinya sendiri sehingga bisa mengalahkan pemikiran manusia.

Meskipun gambaran visual yang ditayangkan dalam komputer tersebut masih jauh dari pemikiran kita dan realita, namun tanda-tanda untuk mewujudkan itu semua sudah terlihat. Sejauh ini telah ada komputer yang dapat diprogram untuk dapat merespon perintah secara lisan maupun nalar manusia.

Dewasa ini banyak kemajuan teknologi untuk mendukung perkembangan komputer, seperti ditemukannya kemampuan pemrosesan paralel yang direncanakan mengganti model non Neumann, dimana sistem pemrosesan paralel itu akan mampu bekerja mengkoordinasikan banyak CPU untuk secara serempak. Ditemukan pula teknologi superkonduktor, yang menghantarkan informasi lebih cepat. Bagaimanapun, secanggih apapun kemampun komputer, maka tidak akan bisa mengalahkan kemampuan yang membuatnya, yaitu pikiran manusia.

Baca selanjutnya..

[+/-] baca...

Mengatasi Masalah Komputer

Jika Anda memiliki sebuah PC, maka ada kemungkinan mengalami masalah komputer. Masalah terbesar komputer biasanya ada pada pemiliknya. Lebih dari 80% masalah komputer adalah karena kelalaian untuk melakukan tugas pemeliharaan sederhana, seperti tidak pernah melakukan pembersihan secara rutin. Tidak pernah menghapus cache file dan sangat jarang memperbarui perangkat lunak secara teratur.

Performa komputer lambat

Ini adalah masalah komputer pertama dari sebagian besar pengguna komputer. Ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi. Namun, sebagian dapat dikaitkan dengan kurangnya pemeliharaan. Pembagian data (LAN), rusaknya registry, spyware, dan jalannya program yang tidak penting yang dapat merusak dan performa kecepatan dari PC. Kelola program Anda dan lakukan pembersihan secara rutin, sehingga dapat meningkatkan sekitar 30% performa kecepatan.

Lockup, freeze, dan blue screen

Ini juga termasuk masalah komputer yang sering terjadi. Namun, persoalan ini agak sedikit lebih serius, sehingga diperlukan beberapa langkah-langkah diagnostik. Dalam kebanyakan kasus, masalah ini disebabkan oleh spyware.

Untuk menghindari masalah ini, Anda harus memperbarui program anti-spyware secara harian. Namun, jika Anda telah menyimpulkan bahwa PC anda bebas dari spyware. Anda harus memperbarui driver hardware.

Kemungkinan komputer tidak bisa berkomunikasi dengan beberapa komponen perangkat keras tanpa update driver. Bila masalahnya bukan di driver, periksa CPU. Juga, coba tingkatkan memori virtual Anda untuk membantu menghindari freeze.

Komputer reboot secara otomatis

Masalah komputer seperti ini biasanya dapat dikaitkan dengan masalah hardware. Biasanya power supply mulai rusak, kotor atau kipas pendingin rusak.

Komputer mencoba mendinginkan dengan cara menonaktifkan secara otomatis. Jadi, jika merasa komputer Anda ekstra panas, bersihkan kipas dan pastikan berjalan dengan baik. Jika semuanya berfungsi, cobalah periksa kabel ke listrik. Bisa jadi kabel yang terpasang kurang ketat.

Mengeluarkan suara dan getaran aneh

Ini adalah masalah komputer yang berhubungan dengan perangkat keras. Komputer terdiri dari ribuan komponen. Bukan mustahil jika salah satunya lepas dari engselnya.

Suara bising yang timbul dapat disebabkan oleh komponen elektronik. Apapun alasan, cobalah melakukan investigasi secara menyeluruh.

PC Tidak Bereaksi, Saat Tombol Power Ditekan

Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Pastikan semua dalam posisi ON dan berfungsi dengan baik.

Jika masalah komputer ini belum terselesaikan, pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan membuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada.

Lakukan pengecekan CPU dan motherboard. Pastikan keduanya masih berfungsi dengan baik.

Fan, Harddisk Terdengar Putarannya, namun Layar Monitor Tetap Gelap.

Untuk masalah komputer ini, sebaiknya mengandalkan tanda yang diberikan POST BIOS. Pastikan speaker casing terpasang baik, sehingga Anda dapat mendengarkan POST berupa kombinasi bunyi beep yang pasti tersedia pada kebanyakan motherboard. Atau pada beberapa motherboard keluaran terbaru, juga tersedia buzzer yang terintegrasi pada motherboard.

Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru

Solusi dari masalah komputer ini pada intinya memasang dan mengonfigurasikan harddisk dengan benar. Harddisk bukan termasuk komponen yang sulit dalam proses instalasi. Namun, ada beberapa langkah yang harus dipastikan sudah dilakukan, saat memasang harddisk.

Baca selanjutnya..

[+/-] baca...