Pernah mengalami kejadian seperti ini ? 
. Ketika flashdisk anda terinfeksi oleh virus dan anda sudah menggunakan antivirus yang tepat dan sudah terupdate, Namun hasilnya adalah memang virus yang ada di flashdisk tersebut sudah hilang semua tapi ko ada yang aneh ya ??
Jika anda menggunakan menu properties dari windows explorer ternyata jumlah memory yang di gunakan didalam flashdisk tersebut tidak mengalami kekurangan sama sekali. waduh apa yang salah ya ???
Kali ini saya akan memberikan tips yang bisa di gunakan oleh semua pengguna komputer terutama yang masih awam ... disini kita hanya akan menggunakan tools yang sudah di sediakan oleh windows xp tidak lain dan tidak bukan yaitu CMD atau sering disebut juga comamnd DOS . ngomong - ngomong masalah CMD ini sudah tau khan itu lohh yang bentuknya simple banget yakni hanya kotak dan berwarna hitam .
Nih saya kasih gambarnya .. kalau kurang jelas klik aja ya .. hehehe

Nah sudah ingat khan ?? Iya .. hanya dengan menggunakan tools yang di sebut CMD ini kita akan mengembalikan semua file / folder yang di sembunyikan oleh virus dan tidak dapat di munculkan oleh antivirus secara otomatis . Jadi mau tidak mau ya harus manual yah walaupun memang beberapa antivirus sudah ada yang bisa menggunakan parameter dan plugin tertentu .
Baik kita akan mulai sekarang :
- Klik Menu Start dan Klik menu RUN . atau
- Tekan tombol WIN ( Logo Windows di keyboard ) + R
- Ketik saja " CMD " tanpa tanda kutip ... Lihat di gambar .

Nah, sudah lihat gambarnya khan ??? maka setelah anda mengikuti langkah - langkah di atas akan muncul kotak hitam seperti diatas . Setelah itu anda buka terlebih dahulu windows explorer di komputer anda ( dijamin sudah bisa khan ) . Disana anda lihat dulu drive letter flashdisk anda apa ( contoh : C, D, E, G, H ,, Z ) .
Setelah anda menemukan drive letter flashdisk anda maka anda cukup ketik :
ATTRIB -S -H J:\*.* /S /D
apa maksud command di atas ? berikut adalah penjelasannya :
ATTRIB adalah sebuah command / Perintah untuk mengatur attribute setiap file / folder yang ada di Windows XP .
S adalah sebuah attribute yang menyatakan file / folder tersebut berattribute SYSTEM.
H adalah sebuah attribute yang menyatakan file / folder tersebut berattribute HIDDEN.
D adalah sebuaah attribute yang menyatakan attribute untuk Directory / Folder.
Dan tanda [ - ] adalah untuk menghilangkan attribute .
Dan tanda [ + ] adalah untuk men-set attribute.
Dan tanda [ *.* ] adalah untuk menyatakan ekstensi file yang akan di atur attributenya . contoh ( *.mp3 / *.doc )
Jika huruf D yang ada di baris akhir command / perintah tidak anda ketik maka yang akan di rubah hanya file dalam drive tersebut saja ( flashdisk ) , jadi seandainya ada beberapa file yang ada di luar ( tidak dalam sebuah folder ) maka akan langsung muncul namun jika file yang disembunyikan berada dalam folder ( misal : musik ) maka anda tidak akan langsung melihat file dalam folder musik tersebut dikarenakan folder musik masih memiliki attribute SYSTEM dan HIDDEN tapi file yang ada didalamnya sudah tidak memiliki kedua attribute tersebut.
Namun , sebaliknya jika anda menggunakan perintah D tersebut maka anda akan langsung bisa melihat folder musik karena perintah ini menyatakan bahwa semua Directory / Folder maupun sub Folder yang berada dalam drive J tersebut dihilangkan attributte SYSTEM dan HIDDEN-nya .
Adapun ada dua buah perintah lagi yang belum saya sebutkan namun menurut saya kedua attribute ini jarang sekali digunakan :
ATTRIB [-][+] S [-][+] H [-][+] R [-][+] A ( Driver Letter )\*.* /S /D ..
Ket :
A : Archive
R : Read Only
H : Hidden
S : System
Pernah mengalami kejadian seperti ini ? 
. Ketika flashdisk anda terinfeksi oleh virus dan anda sudah menggunakan antivirus yang tepat dan sudah terupdate, Namun hasilnya adalah memang virus yang ada di flashdisk tersebut sudah hilang semua tapi ko ada yang aneh ya ??
Jika anda menggunakan menu properties dari windows explorer ternyata jumlah memory yang di gunakan didalam flashdisk tersebut tidak mengalami kekurangan sama sekali. waduh apa yang salah ya ???
Kali ini saya akan memberikan tips yang bisa di gunakan oleh semua pengguna komputer terutama yang masih awam ... disini kita hanya akan menggunakan tools yang sudah di sediakan oleh windows xp tidak lain dan tidak bukan yaitu CMD atau sering disebut juga comamnd DOS . ngomong - ngomong masalah CMD ini sudah tau khan itu lohh yang bentuknya simple banget yakni hanya kotak dan berwarna hitam .
Nih saya kasih gambarnya .. kalau kurang jelas klik aja ya .. hehehe

Nah sudah ingat khan ?? Iya .. hanya dengan menggunakan tools yang di sebut CMD ini kita akan mengembalikan semua file / folder yang di sembunyikan oleh virus dan tidak dapat di munculkan oleh antivirus secara otomatis . Jadi mau tidak mau ya harus manual yah walaupun memang beberapa antivirus sudah ada yang bisa menggunakan parameter dan plugin tertentu .
Baik kita akan mulai sekarang :
- Klik Menu Start dan Klik menu RUN . atau
- Tekan tombol WIN ( Logo Windows di keyboard ) + R
- Ketik saja " CMD " tanpa tanda kutip ... Lihat di gambar .

Nah, sudah lihat gambarnya khan ??? maka setelah anda mengikuti langkah - langkah di atas akan muncul kotak hitam seperti diatas . Setelah itu anda buka terlebih dahulu windows explorer di komputer anda ( dijamin sudah bisa khan ) . Disana anda lihat dulu drive letter flashdisk anda apa ( contoh : C, D, E, G, H ,, Z ) .
Setelah anda menemukan drive letter flashdisk anda maka anda cukup ketik :
ATTRIB -S -H J:\*.* /S /D
apa maksud command di atas ? berikut adalah penjelasannya :
ATTRIB adalah sebuah command / Perintah untuk mengatur attribute setiap file / folder yang ada di Windows XP .
S adalah sebuah attribute yang menyatakan file / folder tersebut berattribute SYSTEM.
H adalah sebuah attribute yang menyatakan file / folder tersebut berattribute HIDDEN.
D adalah sebuaah attribute yang menyatakan attribute untuk Directory / Folder.
Dan tanda [ - ] adalah untuk menghilangkan attribute .
Dan tanda [ + ] adalah untuk men-set attribute.
Dan tanda [ *.* ] adalah untuk menyatakan ekstensi file yang akan di atur attributenya . contoh ( *.mp3 / *.doc )
Jika huruf D yang ada di baris akhir command / perintah tidak anda ketik maka yang akan di rubah hanya file dalam drive tersebut saja ( flashdisk ) , jadi seandainya ada beberapa file yang ada di luar ( tidak dalam sebuah folder ) maka akan langsung muncul namun jika file yang disembunyikan berada dalam folder ( misal : musik ) maka anda tidak akan langsung melihat file dalam folder musik tersebut dikarenakan folder musik masih memiliki attribute SYSTEM dan HIDDEN tapi file yang ada didalamnya sudah tidak memiliki kedua attribute tersebut.
Namun , sebaliknya jika anda menggunakan perintah D tersebut maka anda akan langsung bisa melihat folder musik karena perintah ini menyatakan bahwa semua Directory / Folder maupun sub Folder yang berada dalam drive J tersebut dihilangkan attributte SYSTEM dan HIDDEN-nya .
Adapun ada dua buah perintah lagi yang belum saya sebutkan namun menurut saya kedua attribute ini jarang sekali digunakan :
ATTRIB [-][+] S [-][+] H [-][+] R [-][+] A ( Driver Letter )\*.* /S /D ..
Ket :
A : Archive
R : Read Only
H : Hidden
S : System








0 komentar:
Posting Komentar