Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA telah meresmikan Lab Uji Telekomunikasi Indonesia. Peresmian tersebut dilakukan pada hari ini (13/10) di kantor pusat Ericsson Indonesia yang bertempat di Jakarta.
Pembangunan Lab Uji Telekomunikasi tersebut bertujuan untuk berbagai kegiatan uji coba bagi layanan telekomunikasi. Lab tersebut dilengkapi dengan peralatan jaringan seluluar seperti layaknya jaringan di operator. Beberapa sasaran yang dibidik antara lain sebagai sarana utama dalam penyelenggaraan Research and Development, demo, uji coba (trials) untuk perangkat keras, lunak, maupun piranti telekomunikasi lain.
Lebih jauh lagi, fasilitas Lab Uji Telekomunikasi ini juga digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Lab tersebut juga akan mendukung Ericsson dalam menargetkan Indonesia sebagai pusat keahlian pendukung Ericsson di Asia Tenggara dalam hal Mobile
Pada saat bersamaan, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Ericsson dengan empat perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Keempat PT tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Institut Teknologi Bandung (STEI-ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kesepakatan tersebut berisi mengenai penghibahan peralatan telekomunikasi sebagai pengejawantahan komitmen Ericsson dalam memberdayakan SDM lokal melalui sarana akademis.
Menandai 102 tahun keberadaan Ericsson di Indonesia, maka Ericsson bersama karyawannya menggalang dana sebesar 102 juta rupiah bagi korban gempa di Sumatera Barat (Padang). Selanjutnya, donasi tersebut akan diteruskan kepada relawan dari komunitas Pos dan Telekomunikasi Indonesia. (Indah PM)
Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA telah meresmikan Lab Uji Telekomunikasi Indonesia. Peresmian tersebut dilakukan pada hari ini (13/10) di kantor pusat Ericsson Indonesia yang bertempat di Jakarta.
Pembangunan Lab Uji Telekomunikasi tersebut bertujuan untuk berbagai kegiatan uji coba bagi layanan telekomunikasi. Lab tersebut dilengkapi dengan peralatan jaringan seluluar seperti layaknya jaringan di operator. Beberapa sasaran yang dibidik antara lain sebagai sarana utama dalam penyelenggaraan Research and Development, demo, uji coba (trials) untuk perangkat keras, lunak, maupun piranti telekomunikasi lain.
Lebih jauh lagi, fasilitas Lab Uji Telekomunikasi ini juga digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Lab tersebut juga akan mendukung Ericsson dalam menargetkan Indonesia sebagai pusat keahlian pendukung Ericsson di Asia Tenggara dalam hal Mobile
Pada saat bersamaan, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Ericsson dengan empat perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Keempat PT tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Institut Teknologi Bandung (STEI-ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kesepakatan tersebut berisi mengenai penghibahan peralatan telekomunikasi sebagai pengejawantahan komitmen Ericsson dalam memberdayakan SDM lokal melalui sarana akademis.
Menandai 102 tahun keberadaan Ericsson di Indonesia, maka Ericsson bersama karyawannya menggalang dana sebesar 102 juta rupiah bagi korban gempa di Sumatera Barat (Padang). Selanjutnya, donasi tersebut akan diteruskan kepada relawan dari komunitas Pos dan Telekomunikasi Indonesia. (Indah PM)








0 komentar:
Posting Komentar